Keracunan makanan yang marak
terjadi pada anak usia sekolah sering kali disebabkan oleh jajanan yang
dikonsumsi. Pada umumnya anak-anak paling banyak menghabiskan waktu di sekolah,
sehingga makanan yang dikonsumsi lebih banyak berasal dari lingkungan sekolah.
Pedagang kantin sekolah dan pedagang jajanan di luar sekolah berperan penting
dalam menghindari resiko terjadinya keracunan makanan dengan menyajikan
hidangan yang bergizi, bermutu serta aman untuk dikonsumsi. Selain itu, higiene
dari makanan dan minuman, sanitasi air yang bersih, serta perawatan dari
peralatan yang digunakan juga harus diperhatikan merujuk pada Keputusan Menteri
Kesehatan Republik Indonesia Nomor 942/MENKES/SK/VII/2003 tentang Pedoman
Persyaratan Higiene Sanitasi Makanan Jajanan. Namun sayangnya, masih banyak
pedagang yang belum sadar untuk memperhatikan kualitas makanan yang disajikan
sehingga beresiko menyebabkan keracunan makanan pada anak. Salah satu cara
untuk mencegah terjadinya keracunan makanan pada anak adalah dengan menerapkan
Program Kantin Sehat di sekolah. Demi meningkatkan kualitas dan mutu dari jajanan anak yang dijual di
lingkungan sekolah, Dinas Kesehatan,
Puskesmas, Sekolah dan Orang Tua murid bekerjasama untuk menciptakan kantin
sekolah yang sehat yang menjual makanan yang bergizi seimbang dan aman untuk
dikonsumsi. Manfaat dari diselenggarakannya Program Kantin Sehat di sekolah yaitu dapat membiasakan anak untuk mengkonsumsi makanan yang sehat serta
membantu anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.

